Thursday, October 9, 2014

5 Faktor Penyebab Seseorang Miskin


Masalah kemiskinan sekarang ini menjadi isu yang selalu ada di berbagai negara. Meningkatnya jumlah kemiskinan dikarenakan adanya inflasi dan kenaikan harga bahan bakar minyak. Kemiskinan begitu banyak dampak yang dihasilkan yaitu meningkatnya kriminalitas, menurunnya daya beli masyarakat, tidak terpenuhinya kebutuhan pokok kehidupan, meningkatnya pengangguran dan sebagainya.

Apapun masalah yang dihadapi diatas, hendaknya seseorang berusaha keluar dari faktor yang bisa membuat dirinya miskin. Mulai dari faktor yang berasal dari internal maupun eksternal. Yang paling penting disini adalah keinginan yang kuat dari diri sendiri untuk mau merubah nasibnya dari miskin menjadi berkecukupan atau terlebih lagi kaya.

Jika seseorang tetap berdiam diri dan menerima apa adanya, berarti itu adalah pilihan untuk menjadi tetap miskin. Berbeda dengan orang yang mau berusaha keras merubah nasibnya dari sekarang, maka peluang adanya perubahan nasib akan semakin terbuka.

Sebenarnya apa sajakah faktor yang membuat seseorang menjadi miskin? Disadari atau tidak, ini yang membuat kita harus mempelajari dan menyadari sedini mungkin faktor yang membuat kemiskinan terjadi. Agar nanti seseorang mampu menghadapi tantangan di masa depan dan selamat dari cengkraman kemiskinan. Adapun faktor yang menjadi penyebab kemiskinan adalah sebagai berikut:

1. Kurang Ilmu.

Ada yang berpendapat kalau kita kita kaya dengan harta benda maka kita akan yang menjaganya. Sebaliknya, jika kita kaya akan ilmu pengetahuan, maka ilmu itulah yang akan menjaga kita. Betapa besar manfaatnya jika kita berilmu, sehingga mampu untuk memecahkan segala permasalahan yang akan dihadapi didalam kehidupan.

2. Kurang Keterampilan.

Keterampilan diperlukan seseorang untuk bisa meraih kesuksesan. Misalnya dalam proses pembuatan produk dan jasa sehingga bisa memiliki "daya jual" kepada orang banyak. Menghasilkan uang dari keterampilan yang dimiliki sangat mudah untuk dilakukan di zaman sekarang asalkan ada niat dan minat terhadap bidang tertentu untuk dipelajari dan dikembangkan. Sebaliknya jika seseorang enggan mengasah keterampilan maka sulit untuk meraih sukses dan bersaing dengan orang lain.

3. Takut Mencoba.

Banyak bermimpi memang bagus untuk bisa meraih sukses. Tapi ada yang lebih penting dari bermimpi, yaitu keberanian untuk mencoba mewujudkan mimpi yang kita dambakan. Beranilah dalam melangkah untuk menapaki sukses. Jangan hanya bermimpi, tapi bertindaklah, sehingga kemungkina sukses akan tercapai. Orang yang takut mencoba akan dihantui dengan kegagalan.

4. Takut Berhijrah.

Banyak orang yang takut berhijrah atau merantau dari tempat sekarang menuju tempat baru yang mungkin saja memberi peluang lebih besar untuk membuka usaha dan mendapatkan pekerjaan. Seseorang yang berani berhijrah adalah berani menentukan nasibnya agar lebih baik, berani menghadapi tantangan, mengasah kreativitas dan lebih mandiri.

5. Masih Memiliki Mental Miskin.


Mental juga menjadi penentu seseorang apakah nanti menjadi miskin atau kaya. Ada saja orang yang masih bermental miskin, walaupun sudah berhijrah, punya keterampilan, punya ilmu dan sebagainya. Mereka tetap mempunyai karakter yang mengarah kepada kemiskinan. Rasa takut adanya perubahan total dari diri yang miskin menjadi orang yang berkembang dari sebelumnya inilah yang membuat seseorang sewaktu-waktu akan kembali menjadi miskin.