Monday, October 6, 2014

6 Sebab Anda Tidak Mau Jadi Anggota DPR


Sering kita lihat betapa seringnya berita di banyak media berkenaan tentang politik dan pemerintahan. Kalau kita lihat secara seksama disana banyak aktivitas yang membuat kita merasa capek membayangkan bagaimana rumit dan sibuknya menjadi pejabat atau politisi.

Masalah yang dihadapi sangat banyak dari berbagai bidang untuk mengurus dan mengelola negara dan rakyat Indonesia. Anda mungkin tertarik menjadi politisi dan anggota DPR, di satu sisi memang menggiurkan seperti gaji, tunjangan dan fasilitas mewah yang akan didapatkan.

Tapi tahukah anda, bahwa ada sisi lain yang bersifat negatif jika menjadi anggota DPR atau politisi? Hal ini bisa membuat anda berpikir seribu kali untuk menjadi anggota DPR.

Mungkin ini yang bisa menjadi sebab anda tidak mau menjadi pejabat, anggota DPR atau politisi dan istilah profesi lain yang berkaitan.

1. Kesibukan. Inilah yang menjadi anda tidak mau melakukan kesibukan yang padat. Menghadiri rapat dan sidang yang kalau dilihat sangat membosankan dan membuat kantuk mata anda.

2. Menguras pikiran. Jika sudah masuk ke dalam gedung DPR, anda dituntut untuk berpikir keras menyelesaikan masalah, mengemukakan pendapat dan hal lainnya.

3. Tanggung jawab besar. Besarnya tanggung jawab karena anda dituntut menjadi perwakilan rakyat, bukan perwakilan partai. Berapa banyak rakyat yang anda wakili? Begitu banyak bukan? Bahkan jika lebih baik lagi, anda mau memikirkan diri anda sendiri dulu sebelum memikirkan rakyat banyak.

4. Rentan kejahatan korupsi dan suap. Berita di media begitu sering menayangkan berita pejabat yang terkena suap dan korupsi. Kejahatan kerah putih ini sudah dari dulu ada. Biasanya terjadi di sebuah lembaga yang melibatkan banyak orang dan struktur jabatan berjenjang. Perlu kekuatan hati untuk bisa mencegah hal ini terjadi. Karena lingkungan sangat mempengaruhi anda. Jika berada di lingkungan yang negatif, sedikit banyak akan terpengaruh juga. Sebaiknya hindari hal ini, agar anda selamat dari kejahatan korupsi dan suap.

5. Sorotan orang banyak. Tidak hanya menjadi artis dan selebritis yang bisa mendapat sorotan publik. Pejabat dan politisi juga selalu dipantau orang banyak dari berbagai kalangan. Berpikirlah berkali-kali jika ingin menjadi pejabat atau politisi. Menjaga sikap dan perbuatan dari hal-hal konyol dan negatif adalah jalan selamat agar anda tidak malu. Bagaikan banyak mata-mata yang siap mengawasi dan menyorot anda setiap saat. Siapkah anda dengan hal ini?

6. Perlu biaya tinggi. Anda pasti tidak setuju bahwa menjadi politisi sukses dan pejabat hanya bermodalkan dengkul. Perlu uang melimpah agar jalan anda menjadi politisi atau pejabat berjalan "mulus". Yang pasti jika anda menempuh jalan ini, sama saja berarti melakukan suap.

Informasi diatas hanya sebagai peringatan bahwa menjadi anggota DPR, pejabat pemerintahan ataupun politisi itu sangatlah berat beban tanggung jawabnya. Baik di dunia maupun di akhirat. Semoga tercerahkan.