Friday, November 14, 2014

9 Alasan Kenapa Harus Jadi Pengusaha

pengusaha, karyawan, pegawai, bisnis

Ketika banyak orang yang berbondong-bondong ingin menjadi karyawan atau pegawai negeri sipil. Seolah-olah hanya profesi menjadi karyawan atau pegawai negeri sipil inilah yang bisa membuat mereka sejahtera dan meraih hidup layak.

Dalam kondisi yang terjadi di lapangan, ada sebagian orang yang sudah menjalani profesi sebagai karyawan, namun merasakan jenuh, bosan, stres, bahkan suka berpindah-pindah tempat kerja karena ketidakcocokan. Bahkan selama mencari pekerjaan, yang waktunya tidak pasti dari berhari-hari hingga bertahun-tahun, itu berarti telah terjadi pengangguran atau waktu yang terbuang hanya mengandalkan untuk menjadi karyawan atau pegawai.

Sebenarnya jika seseorang mengalami kondisi tersebut, perlu ada perubahan pola pikir atau paradigma. Mengapa harus menjadi karyawan? Bukankah ada pilihan pekerjaan lain yaitu menjadi pengusaha? Dengan mengandalkan keahlian dan keterampilan yang dimiliki.

Keterampilan atau keahlian yang kebanyakan orang dianggap sepele. Padahal punya nilai jual tinggi untuk orang lain. Misalnya bagi kita yang hobi menulis. Banyak peluang karir atau bisnis yang bisa mulai dijalankan seperti penulis artikel di media massa, penulis buku, blogger, dan banyak lainnya. Anda suka memasak atau membuat kue. Buka usaha pembuatan kue bisa anda coba, mulai dari pembuatan kue tradisional hingga modern. Bukankah kue termasuk makanan yang disukai orang banyak? Tentu banyak juga orang yang akan mencari dan akhirnya membelinya.

Masih berpikiran untuk menjadi karyawan atau pegawai? Jika dipelajari lebih dalam lagi, menjadi pengusaha lebih menyenangkan karena ada beberapa kelebihan atau keistimewaan.

Berikut ada 9 alasan kenapa kita harus jadi pengusaha, bukan karyawan.

1. Meniti karir dari atas sebagai pemilik usaha yang berpeluang memiliki karyawan

2. Anda tidak suka dengan rutinitas padat, berbeda dengan karyawan yang harus disiplin masuk pagi dan pulang sore atau malam hari. Belum lagi jika ada kerja lembur

3. Anda tidak suka diatur, tetapi lebih suka mengatur

4. Anda lebih menyukai liburan. Anda bebas kapan anda libur dan berapa lama anda libur

5. Anda lebih mementingkan hobi dan minat. Cocok buat anda yang ingin menggeluti hobi sambil berbisnis. Jadi, tidak terasa sedang bekerja

6. Kebebasan waktu. Anda bebas mengatur berapa jam kerja dalam sehari dan lainnya. Baik untuk diri anda sendiri maupun karyawan

7. Mengurangi pengangguran. Usaha yang terus berkembang dan maju pasti akan memerlukan karyawan, yang berarti dengan punya usaha sendiri bisa membuka lowongan pekerjaan, sehingga akan bisa mengurangi tingkat pengangguran

8. Menjadi kaya raya. Artinya peluang meraih kebebasan finansial terbuka lebar. Penghasilan menjadi pengusaha tidak ada batasan, selama terus berusaha dan bekerja keras mengembangkan usaha atau bisnis. Berbeda dengan menjadi karyawan yang gajinya selalu dibatasi. Hanya menjadi pengusaha, kita bisa berpeluang besar menjadi kaya raya

9. Bisa melakukan kegiatan sosial. Setelah kita menjadi kaya raya, biasanya ada panggilan hati untuk membantu orang lain yang sedang kesusahan, bisa mendirikan yayasan, membangun sekolah, memberikan modal kepada pedagang kecil atau usaha kecil menengah, membantu biaya penanggulangan bencana alam, dan lainnya.

Nah, dari informasi diatas, semoga bisa membuka mata kita tentang bagaimana itu menjadi karyawan dan pengusaha. Sudahkah anda memilih? Semoga kita menjadi pengusaha yang sukses dan bisa membantu orang lain sebanyak mungkin. Semoga bermanfaat untuk kita semua.