Friday, November 7, 2014

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Naik? Siapa Takut?


Bahan bakar minyak adalah sesuatu yang sangat sensitif dalam masa dulu hingga sekarang. Betapa pentingnya bahan bakar minyak ini untuk masyarakat. Hampir semuanya membutuhkan bahan bakar minyak. Ada hal yang menarik orang banyak dari bahan bakar minyak (BBM) ini adalah selalu ada kenaikan harga selang beberapa tahun. Sebagian masyarakat selalu gelisah, resah, galau, kesal, marah, dan lain-lain.

Mau berkata apalagi, kalau itu yang terjadi? Sebenarnya dalam kehidupan kita banyak yang menimbulkan masalah. Kalau tidak ada masalah, bukan hidup namanya. Ya nggak?

Ketika masalah akan dan sedang menerpa, kita sebagai manusia yang punya akal sehat dan hati nurani ini sebaiknya berusaha melakukan antisipasi dan solusi terbaik untuk menghadapi juga menyelesaikan masalah. Bukan malah menambah masalah menjadi rumit. Seperti demonstrasi anarkis yang jelas-jelas memperburuk keadaan di masyarakat. Melakukan kegaduhan, keributan, pengrusakan fasilitas umum. Apakah begini cara yang baik? Tentu tidak.

Sebagai manusia yang beradab, berakal, dan berhati bersih. Kita semestinya berusaha sebaik mungkin untuk merespon secara positif dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) ini, demi menciptakan suasana yang positif pula di masyarakat. Karena ketika terjadinya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) orang malam memilih untuk meresponnya secara negatif.

Masalah yang akan dihadapi mestinya dipikirkan apa hikmah dan sisi positif dibalik itu semua. Sebagai contoh dengan masalah BBM naik ini adalah kita seharusnya tetap menerapkan hidup optimis ke depan. Dibalik rasa optimis akan memunculkan hal-hal positif lainnya dari diri seseorang, seperti semangat, kerja keras, perencanaan matang, kesabaran, dan kreatifitas.

Ada hal lain lagi yang patut kita lakukan jika harga bahan bakar minyak naik, yaitu sudah saatnya kita hidup hemat dan tepat guna. Karena energi seperti minyak, gas, listrik merupakan sumber daya alam terbatas. Artinya disini perlu penggunaannya secara cermat. Tidak sembarangan dan boros dalam pemakaiannya. Khusus bagi kita yang masih berpenghasilan dari satu pekerjaan, saatnya untuk mencari peluang usaha tambahan. Jika hanya mengharapkan penghasilan dari satu sumber saja, maka kemungkinan tidak akan cukup untuk menghadapi inflasi. Cobalah untuk merintis bisnis dengan modal kecil terlebih dulu. Jadi, ada dua pilihan terbaik untuk menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak saat ini, yang otomatis berdampak pada timbulnya inflasi adalah berhemat dan menambah penghasilan dengan berbisnis. 

Semoga informasi ini bisa membuat kita bisa lebih bijaksana dalam menjalani hidup dan hubungannya dengan segala permasalahan yang ada di masyarakat. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Semoga sukses.