Monday, January 12, 2015

Perkosaan : Tips Mencegah Agar Tidak Jadi Korban Perkosaan


Kejahatan perkosaan terhadap wanita marak pada saat ini. Berita perkosaan selalu ada di media massa. Kasus perkosaan selalu ada. Ini sudah sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan para orang tua. Bagaimana tidak, masa depan dan kesucian si anak menjadi hancur karena menjadi korban perkosaan. Hal ini tentu tidak bisa dianggap remeh dan sederhana. Perlu upaya dan antisipasi agar anak perempuan tidak terjerumus ke dalam peristiwa hina itu.

Sebagai orang tua yang berperan melindungi anak-anaknya dari hal negatif di sekitarnya adalah sebuah kewajiban. Bagaimana cara agar melakukan pencegahan agar terhindar dari korban perkosaan? Berikut tipsnya:

1. Ajarkan kepada anak nilai-nilai agama ke dalam hatinya. Agama merupakan fondasi yang harus dibangun dan dijaga dengan kokoh. Tidak boleh goyah sedikit pun. Malah harus diperkuat terus setiap waktu. Ini bertujuan untuk menangkal segala perbuatan jahat. Juga diajarkan betapa pentingnya menjaga kehormatan diri, khususnya sebagai wanita.

2. Ajarkan kepada anak untuk berpakaian tertutup. Tidak hanya tertutup, tetapi longgar, tidak berwarna ramai dan mencolok. Jangan berhias ketika keluar rumah. Ini berbahaya karena dapat menarik lawan jenis.

3. Seorang anak perempuan tidak boleh pergi sendiri tanpa didampingi oleh anggota keluarga, yaitu orang tua, dan saudara.

4. Selalu awasi anak Anda, kemana dia pergi, apa saja kegiatannya dan siapa saja dia bergaul atau berteman.

5. Berikan bahan bacaan atau buku bermanfaat kepada anak, misalnya buku agama. Ini perlu untuk menanamkan kepadanya bahwa membaca itu baik dan memilih bahan bacaan yang positif itu penting.

6. Lindungi anak Anda dari tontonan atau tayangan yang negatif. Kita tahu sendiri sekarang banyak sekali tontonan di televisi yang banyak unsur negatifnya. Negatif terhadap mental dan perilaku.

Itulah beberapa tips penting dan bermanfaat untuk kita semua agar menghindari anggota keluarga kita dari perkosaan dan orang yang tidak bertanggung jawab serta merusak masa depan. Semoga apa yang saya tulis ini bisa menjadi renungan, pelajaran dan upaya kita terhadap masalah dan kasus perkosaan yang marak terjadi. Sekian, terima kasih.