Thursday, October 29, 2015

7 Fakta Menarik tentang Kecoa


Kecoa, binatang kecil yang sering ditemui di rumah ini termasuk binatang menjijikkan sekaligus menakutkan. Kecoa yang berwarna coklat kemerahan dan mempunyai sayap ini sudah menjadi musuh bagi manusia karena kemampuannya yang bisa terbang dan hinggap dimana saja. Makanan, minuman, sampai pakaian pun bisa dijadikan mangsa oleh kecoa hingga rusak. Kecoa termasuk binatang paling mengganggu manusia selain lalat. Kecoa sangat suka berada di tempat kotor dan tentunya berbahaya bagi kesehatan.

Kecoa yang bernama lain lipas atau coro merupakan hewan serangga dari Ordo Blattodea yang berjumlah sekitar 3.500 spesies. Kecoa sudah berada di semua wilayah di bumi, terkecuali di daerah kutub.

Dibalik ciri kecoa tersebut, ada fakta menarik dan unik tentang kecoa yang belum banyak orang tahu. Apa saja faktanya, mari simak informasi berikut ini.

1. Pernahkah Anda merasa ketakutan jika kecoa berada di dekat Anda? Ternyata kecoa mempunyai radar untuk mendeteksi atau mengetahui rasa takut dari orang di sekitarnya. Untuk itu Anda usahakan hindari rasa takut terhadap kecoa. Kecoa ternyata memiliki sistem saraf dan gerak motorik yang membuat kita tercengang dan takjub. Reaksi dari kecoa pun amat cepat dan bisa meloloskan diri dari bahaya yang mengintainya. Reaksi yang unik dari kecoa adalah mendatangi dan hinggap di suatu makhluk yang merasa takut pada kecoa. Itu merupakan reaksi yang dilakukan untuk mempertahankan diri.

2. Kecoa merupakan binatang yang populasinya termasuk banyak di dunia karena hampir di semua wilayah bumi ini. Tempat yang tidak ada kecoa hanya di daerah kutub.

3. Kecoa mempunyai spesies yang sangat dikenal yaitu kecoa Amerika, panjangnya sekitar 3 cm, kecoa Jerman dengan panjang sekitar 1,5 cm dan kecoa dari Asia, panjangnya sama dengan kecoa Jerman yaitu sekitar 1,5 cm. Tetapi ada kecoa yang lebih besar lagi dengan ukuran sekitar 9 cm yaitu Australian burrowing cockroach.

4. Berdasarkan hasil riset, kecoa merupakan binatang yang sudah ada di bumi ini sejak 300.000.000 tahun yang lalu. Itu berarti kecoa lebih tua dibanding hewan dinosaurus.

Berbeda sekali dengan dinosaurus yang sudah punah sekitar 65.000.000 tahun yang lalu. Kecoa masih bisa bertahan hidup hingga sekarang. Pendapat para ahli biologi pun sampai berkata bahwa jika terjadi bencana atom di permukaan bumi, maka salah satu makhluk yang masih bisa hidup di bumi adalah kecoa.

5. Kecoa memiliki kecepatan hingga 5 km/jam ketika berlari. Yang paling mengagumkan adalah kecoa mempunyai kecepatan dalam bereaksi dengan sistem senso-motoriknya yang berguna merespon stimulasi dari luar.

6. Setelah melalui proses evolusi yang lama, kecoa mengalami perkembangan 2 sistem senso-motorik yang bebas. Hal tersebut bermakna kedua sistem bisa berfungsi secara bersamaan ataupun berfungsi secara mandiri dan tidak terpengaruh satu sama lain.

Pada bagian kepala kecoa terdapat 2 antena sebagai bagian dari sistem senso-motorik dan berfungsi untuk penala getaran. Sedangkan bagian kaki di belakang sampai perut dan disertai rambut halus berguna sebagai antena.

Apabila ada rangsangan mendadak maka sistem penala getara yang ada di kaki bagian belakang kecoa atau dua antena pada kepala akan bereaksi dalam waktu yang singkat yaitu 15 sampai 20 milidetik, ini lebih cepat dibanding kecepatan kedipan mata. Dengan reaksi secepat itu, kecoa sudah bisa melakukan proteksi dan pertahanan untuk penyelamatan diri dari bahaya yang datang dari luar.

7. Kelebihan yang dimiliki kecoa dalam hal sistem senso-motorik yang berjumlah dua tetapi independen inilah yang dapat membantu kecoa bertahan. Misalnya kecoa mengalami keadaan yang buruk seperti salah satu sistem dirusak, maka sistem lain masih bisa berfungsi. Sebagai contoh, kecoa yang dipenggal pada bagian kepala masih dapat melakukan reaksi yang cepat.

Itulah fakta menarik dan menakjubkan dari kecoa yang sering kita temui. Semoga apa yang disampaikan dapat berguna bagi kita semua dalam mengenal hewan serangga ini.