Friday, November 20, 2015

6 Cara Cerdas Kontrol Gaji


Setiap karyawan yang bekerja hampir setiap harinya pasti akan menanti tanggal terakhir pada setiap bulannya untuk menerima gaji. Inilah peristiwa yang sangat menyenangkan bagi karyawan. Jelas, karena apa yang dihasilkan adalah hasil jerih payah dan kerja keras.

Berbagai rencana pun telah disiapkan untuk apa gaji tersebut digunakan. Sebagian ada yang langsung melunasi hutang atau cicilan. Ada juga yang berencana ingin membeli keperluan lain seperti pakaian, belanja keperluan rumah tangga, dan lain sebagainya.

Pernahkah Anda mengalami hal seperti gaji sudah habis sebelum waktunya Anda menerima gaji selanjutnya? Apakah hal ini selalu terulang setiap bulannya? Jika itu terjadi pada Anda, informasi ini penting bagi Anda agar gaji tidak cepat ludes dan Anda tetap bisa mengontrol gaji.

Faktor penyebab paling utama dari masalah diatas adalah tidak adanya perencanaan dan manajemen keuangan. Itulah yang berakibat ketidakstabilan keuangan yang dimiliki oleh karyawan. Untuk mengatasi masalah tersebut, berikut ini tips yang dapat membantu Anda mengelola gaji agar tidak cepat habis.

1. Buat Pembagian yang Tepat

Pernahkah Anda membagi dengan baik dan benar gaji yang telah diperoleh? Masih banyak orang yang melakukan ini. Ketika Anda memperoleh gaji, cobalah untuk membaginya sesuai kebutuhan Anda sekarang. Misalnya bagi-bagi untuk keperluan harian, bayar hutang, tabungan, sedekah, dan keperluan lainnya. Dengan cara ini Anda tahu secara penuh apa yang menjadi hal terpenting untuk penggunaan uang gaji Anda.

2. Tentukan Skala Prioritas

Tentunya harus ada skala prioritas yang harus dibuat dalam penggunaan gaji atau uang Anda. Utamakan dulu untuk konsentrasi terhadap hal penting dan mendesak. Misalnya jika ada hutang, sisihkan uang tersebut untuk membayar hutang, karena hutang adalah janji yang harus dilunasi. Jika hutang tidak diutamakan untuk dilunasi, tentu akan menjadi masalah di masa depan. Selanjutnya, Anda bisa membagi uang ke keperluan hidup sehari-hari. Contohnya bahan makanan atau keperluan di dapur yaitu bahan pokok, kamar mandi, bayar listrik, dan sebagainya.

3. Menabung Secara Disiplin

Gaji adalah hasil kerja Anda. Oleh karena itu, Anda perlu menghargainya, salah satu caranya adalah dengan menabungkan sebagian uang Anda. Disarankan untuk tidak menampung uang tabungan Anda ke dalam rekening yang biasanya digunakan untuk belanja agar terhindar dari menggunakan uang tabungan. Sebaiknya pisahkan uang tabungan Anda dengan uang untuk kebutuhan sehari-hari.

Anda pun bisa menyimpan uang tabungan pada tempat khusus di rumah atau membuat rekening baru khusus tabungan saja agar lebih terorganisir. Mulailah menabung uang dari nominal kecil terlebih dulu hingga yang terbesar sesuai kemampuan Anda dalam meningkatkan jumlah uang yang Anda tabung. Hal tersebut lebih memudahkan Anda dalam belajar menabung sedikit demi sedikit.

4. Siapkan Dana Cadangan Anda

Adanya dana cadangan sangat diperlukan untuk mengatasi hal yang tak terduga ketika pada saat terjadi memerlukan sejumlah uang. Kejadian tak terduga seperti ketika Anda mengalami sakit atau anggota keluarga tentunya membutuhkan uang secepatnya. Maka dari itu, perlu dipersiapkan dana cadangan untuk Anda dalam uang tabungan. Anda bisa menyisihkan uang sekitar 10 sampai 15 persen dari penghasilan.

5. Sisihkan Sebagian Harta Anda untuk Kepentingan Sosial

Sebagai manusia yang selalu bersosialisasi tentunya punya rasa peduli dan tolong menolong pada orang lain. Tidak hanya uang yang dihasilkan untuk diri sendiri saja. Namun, dari kita yang memiliki penghasilan tentu sangat bermanfaat bagi orang lain yang lebih membutuhkan bantuan. Sisihkanlah uang Anda atau barang apapun yang masih berguna kepada orang lain misalnya untuk bantuan bencana alam, fakir miskin, donasi keagamaan, dan lain sebagainya.

Dengan kita berbagi kepada yang lain sangat baik untuk kita. Karena tanpa disadari cara ini dapat mempermudah rizki dan urusan kita ke depan. Semakin banyak Anda memberi, maka Anda akan banyak juga dalam menerima.

6. Bangun bisnis Anda

Cara ini bisa Anda mulai sedini mungkin dari uang yang Anda gunakan dari gaji. Tidak perlu memikirkan bisnis besar yang akan Anda bangun. Begitu banyak pilihan bisnis modal kecil yang bisa Anda rintis. Sebaiknya jangan pernah mengharapkan uang bersumber dari pekerjaan Anda saat ini. Ini bertujuan untuk antisipasi kondisi yang terburuk jika penghasilan Anda dari satu pekerjaan tidak mencukupi. Jika Anda punya bisnis sampingan, tentu Anda punya sumber penghasilan lain yang bisa diandalkan.

Itulah 6 tips yang bisa dijalankan bagi Anda yang tidak ingin gaji cepat habis. Anda harus manfaatkan gaji sebaik mungkin untuk hal bermanfaat dan positif. Semoga bermanfaat.