Sunday, December 13, 2015

Semua Orang Kaya, Ini Buktinya !


Kaya adalah kata yang populer di seluruh dunia yang bermakna mempunyai kelebihan harta, uang dan materi. Namun, apakah hanya diukur dari beberapa hal itu saja? Tentu tidak, bahkan sebagian kaya tidak hanya berpatokan pada harta benda melainkan kaya akan hal moral dan akhlak. Contoh yang mudah adalah orang bisa disebut kaya jika suka memberikan pertolongan kepada orang lain, memiliki rasa sabar, hormat kepada orang lain, dan bersyukur terhadap apa yang sudah dianugerahkan oleh Tuhan.

Mengapa sebagian besar orang hanya berpandangan kaya itu adalah kaya harta atau uang? Karena orang hanya menggunakan mata nya saja untuk melihat sesuatu. Keindahan harta benda membuat orang terkesima dan takjub. Padahal ada hal yang lebih berarti lagi dibanding itu semua. Nikmat dan anugerah yang ada pada diri kita sekarang termasuk kekayaan yang diberikan oleh Tuhan. Contoh yang sederhana dan ini sering terlupa oleh kita adalah nikmat anggota badan yang lengkap.

Sudahkah kita mensyukuri anggota badan, seperti tangan, kaki, mata, hidung, telinga, dan masih banyak lagi lainnya? Berapa besar kah kita menghargai hanya untuk 1 anggota badan saja? Bagaimana jika kita mengalami hal buruk seperti kehilangan salah satu anggota badan? Bandingkan dengan harta yang kita miliki, mana yang lebih Anda syukuri terlebih dulu? Apakah anggota badan atau harta benda?

Pertanyaan diatas akan membuat kita lebih tersadar terhadap nikmat dan kekayaan yang sebenarnya sudah kita rasakan. Disamping itu juga, hal yang dibahas kali ini adalah untuk membantah sikap segelintir orang yang pesimis akan hidupnya. Pada faktanya setiap orang sudah diberi kekayaan yang luar biasa, yaitu anggota badan dan dari itu bisa dimanfaatkan untuk hal positif seperti berpikir, bekerja, berusaha, beribadah dan membantu orang lain.

Semoga dari pembahasan ini bisa menyadarkan lagi apa yang kita lihat selama ini. Bahwa kita sejatinya adalah kaya dan bisa memanfaatkan kekayaan itu untuk banyak hal yang positif. Bukan untuk mencari kekurangan yang ada tapi memaksimalkan anugerah dan potensi yang telah dikaruniakan oleh Tuhan. Yang lebih penting lagi, setiap orang dianjurkan untuk berperilaku optimis dalam setiap langkah dalam hidupnya.