Monday, January 19, 2015

Tips Ampuh Menerjang Banjir Dengan Kendaraan


Di musim hujan selalu identik dengan banjir, sehingga bagi pengendara motor dan mobil harus selalu melewati banjir dan mengakibatkan mesin motor atau mobil menjadi basah terkena air. Tindakan melewati banjir adalah hal yang luar biasa dan cenderung berani. Karena ada kemungkinan kendaraan akan mengalami kerusakan mesin. Walaupun juga ada sisi lain Anda bisa melalui banjir dengan aman dan selamat.

Untuk Anda yang mengendarai mobil dan terjebak banjir, lalu ingin menerjang banjir dengan aman dan selamat. Berikut ini ada tips mengurangi risiko rusaknya mesin akibat menerjang banjir.

1. Lihat Ketinggian Air

Jika Anda melihat genangan air yang tinggi itu artinya akan semakin tinggi risiko mesin akan rusak. Hendaknya ketinggian banjir tidak mendekati lubang masuk lubang di kendaraan motor atau mobil Anda. Perhatikan kendaraan lain bagaimana saat menerjang banjir, apakah tidak melewati lubang kendaraan atau tidak.

Pilih jalur yang genangan banjirnya paling rendah dan terlepas dari hambatan misalnya polisi tidur, jalannan yang rusak berlubang.

2. Menjaga Jarak dengan Kendaraan Lain

Kecepatan tetap kendaraan Anda. Aturlah jarak dengan kendaraan lain di depan Anda dalam jarak yang jauh. Ini bertujuan agar gelombang air yang diakibatkan oleh kendaraan tidak terlalu tinggi menimpa kendaraan Anda.

3. Hindari Setengah Kopling

Lepaskan injakan kopling Anda sewaktu melalui banjir. Jaga agar plat kopling saling menempel kuat dan erat agar laju kendaraan tetap stabil. Jika Anda sering menggunakan setengah kopling maka akan membuka peluang kopling terbakar juga meningkatkan rotasi mesin.

4. Matikan Mesin Ketika Situasi Darurat

Ketika kita salah prediksi dan perhitungan yang mengakibatkan kendaraan masuk ke banjir yang lebih dalam. Anda perhatikan apakah kendaraan Anda masih bisa melalui kedalaman banjir itu atau malah menjadi mengapung.

Dalam kondisi terburuk yaitu air sudah masuk kedalam saluran masuk udara mesin atau mungkin juga kap mesin. Segera matikan mesin. Ini untuk menghindari risiko kerusakan mesin.

5. Mengeringkan Rem

Biasanya sesudah melalui banjir, cakram rem akan basah dan ketahanannya mulai menurun. Ini berdampak serius pada melemahnya daya pengereman.

Jangan langsung meningkatkan laju kendaraan usai melewati genangan air atau banjir. Coba keringkan dulu rem dengan cara menginjak pedal rem sedikit kemudian diikuti pedal gas secara bersama. Coba lakukan ini sekitar 20 detik, lalu periksa power pengereman dengan mengerem tingkat normal. Jika belum normal, lakukanlah lagi dengan menginjak pedal bersamaan selama 20 detik. Lakukan cara itu berulang-ulang sampai proses pengereman menjadi normal lagi.

6. Periksa Fluida Kendaraan

Banjir dan genangan air bisa mengenai bagian bawah mesin dan gearbox. Itu mengakibatkan air masuk ke dalam dan tercampur dengan oli pelumas. Jika kondisi memungkinkan, periksa oli di mesin, transmisi dan minyak rem. Anda bisa melakukannya sendiri atau minta bantuan pihak bengkel yang Anda percaya. Apabila warna pada oli berubah menjadi muda atau keruh seperti susu, itu artinya sudah terkontaminasi dengan air. Segeralah ganti fluida yang sudah terkontaminasi tersebut.

Itulah tips ampuh bagaimana menerjang banjir ketika Anda sedang berkendaraan motor atau mobil. Ini sangat berguna buat pengendara yang berada dan melewati medan yang sering terkena banjir. Kendaraan merupakan alat transportasi penting untuk Anda yang selalu menjalankan aktivitas rutin sehari-hari. Jadi, selalu berhati-hati dan lakukan langkah diatas agar terhindar dari kerusakan mesin kendaraan Anda. Semoga bermanfaat.