Wednesday, May 25, 2016

Waspadai Benda Pencipta Malas


Banyaknya produk dengan beragam fungsi pada zaman modern sekarang sudah memanjakan kita karena dapat membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien. Barang berjenis mesin elektronik merupakan benda yang marak diproduksi dan dijual di pasaran.

Terbukti dengan benda yang bersifat mesin dan elektronik semakin disukai banyak orang di dunia. Namun dibalik itu, ada hal yang dapat menjadi efek buruk bagi penggunanya yaitu rasa malas bergerak mengerjakan sesuatu yang awalnya dikerjakan sendiri lalu kemudian dikerjakan oleh mesin dan eletronik.

Benda apa sajakah itu? Mari simak informasinya berikut ini:

1. Mesin Cuci


Ya tentu saja mesin cuci dapat melakukan pekerjaan harian yang membutuhkan tenaga dan waktu banyak. Apalagi jika kita punya banyak pakaian di rumah. Tentu saja mencuci secara manual dapat menjadi pekerjaan yang melelahkan.

Untuk itulah apabila sudah ada mesin cuci di dalam rumah, maka pergerakan tubuh Anda pun berkurang. Anggota tubuh yaitu kedua tangan yang sering digunakan untuk mencuci sekarang sudah berkurang fungsinya karena sebagian besar sudah digantikan oleh mesin cuci. Agar kita tetap bisa mencuci baju dengan tangan dan terhindar dari rasa malas karena bergantung pada mesin cuci.

Belilah pakaian seperlunya saja, atau bisa disebut Anda memiliki pakaian sedikit. Selain hemat tempat, Anda pun tak akan pusing dengan banyak pilihan pakaian apa yang akan Anda pakai nanti. Coba bayangkan jika Anda punya 50 pakaian dalam lemari Anda, maka sebanyak itu pula Anda akan mencuci pakaian.

Berbeda jika Anda punya 20 pakaian, tentunya akan lebih mudah dalam penyimpanan dan perawatan. Anda bisa melakukan kegiatan mencuci pakaian dengan metode cicilan. Misalkan 1 hari Anda bisa mencuci 2 sampai 3 lembar pakaian. Hal ini tentunya sangat mudah dan tak perlu memakan waktu dan tenaga banyak. Anda pun bisa tetap berolahraga.

2. Kendaraan (motor dan mobil)

Seringkah Anda menyaksikan iklan produk otomotif di televisi? Tentunya Anda sering melihatnya. Inilah yang membuat sebagian besar orang tak tahan dengan kecanggihan produk otomotif yang diiklankan baik di televisi maupun di media cetak.

Harga yang masih bisa dijangkau membuat orang membeli sepeda motor atau mobil. Ya, memang benda tersebut bisa mempercepat orang tiba di tempat tujuan. Bandingkan dengan jalan kaki atau sepeda, tentunya akan lebih lama waktu tempuhnya.

Namun sadarkah Anda bahwa penggunaan sepeda motor dan mobil terus menerus akan lebih merubah pola pikir kita tentang alat transportasi yang sampai membuat orang bergantung kepada benda tersebut. Bahkan lebih parah jika untuk menuju tempat yang jarak sangat dekat seperti kurang dari 100 meter saja mesti menggunakan sepeda motor.

Dengan seiringnya waktu sampai sekarang orang yang berkendaraan bisa dilihat ketergantungannya dengan motor atau mobil dan melupakan gerakan alamiah tubuh yaitu berjalan kaki yang sebenarnya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Sepeda motor dan mobil dalam cara penggunaannya saja sangat minim gerakan tubuh dan ini tentunya sangat berbahaya dengan mental manusia yang ingin serba cepat dan instan serta tak ingin capek dalam perjuangan mencapai sesuatu. Semuanya hampir digantikan oleh mesin.

Agar kita tak ingin terlalu bergantung penuh pada kendaraan bermotor, Anda bisa mengkombinasikannya dengan berjalan kaki dan pemanfaatan alat transportasi umum. Tentu saja jika Anda memakai angkutan umum, tak akan selalu ada dalam angkutan tersebut karena Anda nanti akan berjalan kaki ke rute tertentu yang tidak dilalui oleh angkutan umum seperti transportasi bus dan angkot.

Seperti kebiasaan saya yang selalu berjalan kaki dari rumah ke jalan raya yang ada lalu lalang angkutan kota. Dengan metode ini saya selalu mendapatkan manfaat jalan kaki. Adapun dengan cara ini kita sudah dapat mengurangi polusi asap dan kebisingan karena penggunaan kendaraan pribadi dan memaksimalkan angkutan umum yang dapat mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan.

Karena kita tahu bersama bahwa angkutan umum bersifat kolektif yang bisa mengangkut banyak orang sesuai kapasitasnya. Berbeda jika dalam penggunaan mobil pribadi yang ukurannya sudah besar tapi penumpang yang berada di dalam hanya 1-2 orang saja.

Nah itulah contoh benda yang dapat membuat efek buruk pada diri seseorang yang kemungkinan besar akan terlena dengan kehebatan fungsinya dan dapat melupakan fungsi anggota tubuh kita yang sebenarnya bisa digerakkan dan bermanfaat buat kesehatan tubuh. Itu semua bertujuan agar kita dapat menjadi orang yang aktif bukan pasif dan malas yang dapat berdampak negatif pula bagi tubuh.

Semoga informasi ini berguna buat Anda dan kita semua karena pekerjaan tak harus selalu bergantung pada benda.