Saturday, February 25, 2017

Cara Merawat Baju Rajut Dengan Benar


Cara Merawat Baju Rajut - Baju yang dibuat dengan tehnik ­merajut pada umumnya memang mempunyai bentuk yang cantik dan indah. Jadi, tidak  heran bila wanita yang menyukai baju rajut ini. Seiring dengan berkembangnya dunia fashion, design baju rajut sekarang ini juga ikut berkembang dan semakin terlihat modern.

Ada banyak sekali model baju rajut yang bisa anda jadikan pilihan seperti lain baju rajutan muslim, baju rajut model kalong, baju rajut knit, baju rajut pelangi, baju gamis rajutan, baju rajut salur, baju rajut model jaring, baju rajut lengan panjang, baju rajutan atasan, baju rompi ponco rajut,  dll.

Model-­model dari baju rajut modern tersebut pastinya bisa membuat penampilan terlihat lebih trendy dan menarik. Bila pada jaman dahulu baju rajut hanya identik dengan wanita dewasa saja, tapi sekarang ini baju rajut juga bisa digunakan untuk wanita dengan segala usia. 

Untuk mencari toko yang menjual baju rajut juga tidak begitu sulit sebab saat ini sudah ada banyak toko baju rajut yang tersebar di banyak kota-kota besar. Tapi jika anda malas keluar anda juga bisa membelinya secara online. 

Tapi ketika membeli baju rajut, sebaiknya anda memilih baju yang telah di-washing garment yakni sudah dicuci di perusahaan pembuatnya. Jika membeli yang belum dicuci, lalu dicuci sendiri, maka baju tersebut akan berubah bentuk.

Jadi, baju yang awalnya berukuran "XL", setelah dicuci  bisa turun menjadi "L". Baju rajut yang sudah dicuci memiliki tanda-tanda yakni benangnya lebih lembut. Sedangkan tanda baju rajut yang belum dicuci yakni biasanya tekstur benangnya agak kasar dan berpori agak renggang.

Baju rajut memang sangat bagus bila digunakan pada acara- ­acara yang bersifat semi formal ataupun pada cuaca yang dingin. Karena pada umumnya baju  ini terbuat dari bahan wol dan bisa menghangatkan tubuh pemakaiannya.

Tapi ada satu masalah dari jenis baju ini, yakni karena sifatnya yang “ringkih” jadi baju ini memerlukan perawatan yang lebih. Jika anda melakukan perawatan yang salah, maka baju rajut anda bisa saja rusak.

Bahan rajut adalah salah satu jenis bahan yang harus mendapat perhatian yang khusus bila dibandingkan dengan bahan baju yang biasa. Jika kita mempunyai koleksi baju yang terbuat dari bahan rajut, maka sebaiknya kita meluangkan waktu untuk merawatnya dengan cara yang benar.

Jika ada 1 helai benang rajut saja yang putus, maka itu bisa merembet ke seluruh rajutan. Selain itu, cara mencuci baju rajut yang salah juga bisa membuat baju rajut menjadi menciut atau melar dan berbeda dengan ukuran yang semula. Untuk anda yang belum tahu Cara merawat Baju Rajut, sebaiknya simak uraiannya di bawah ini.

Ketika anda ingin mencuci baju rajut, pastikan anda sudah mengetahui jenis bahan dari  baju rajut anda. Sebab setiap bahan memerlukan cara mencuci yang berbeda pula. Contohnya baju rajut dengan bahan wol tipe superwash, baju jenis ini dapat anda cuci dengan tangan ataupun dengan memakai mesin cuci, tapi dengan catatan anda menggunakan level kecepatan terendah.

Lalu untuk  baju rajut dengan bahan wol biasa, anda harus mencucinya dengan memakai tangan dan air yang dingin. Untuk rajut dengan bahan Linen, Katun dan Rami anda  bisa mencucinya dengan memakai mesin cuci. Tapi gunakan level kecepatan yang rendah.

Selanjutnya untuk baju rajut dengan bahan Sintetis dan akrilik, anda dapat mencuci dan mengeringkanya dengan cara yang biasanya anda pakai. Untuk baju rajut denagn bahan fiber anda harus mencucinya dengan menggunakan air yang dingin dan dikeringkan dengan cara di tempatkan secara terbuka di tempat yang datar.

Dalam mencuci baju rajut, sebaiknya pakai soft deterjen. Jika anda menggunakan tangan untuk mencuci baju anda, maka kucek baju tersebut dengan lembut. Jangan pernah anda menyikat baju rajut anda sebab itu bisa merusak baju anda.

Bila ada noda membandel yang menempel di baju rajut anda, biasanya noda tersebut akan menghilang sendiri walaupun tidak akan bisa langsung menghilang setelah anda mencucinya 1 kali. Untuk mengeringkan baju rajutan anda, ada baiknya anda memakai pengering baju yang terdapat pada mesin cuci anda. Hal ini karena baju rajut sangat mudah menyerap air.

Selanjutnya, baju rajut anda cukup mengangin-anginkannya saja. Namun bila anda terpaksa harus memakai tangan, remaslah baju anda dengan lembut supaya benang rajutannya tidak rusak. Baju rajut yang diperas dengan memakai tangan membutuhkan waktu yang lama untuk bisa kering. Hal ini bisa membuat baju menjadi lembab.

Selain itu, tetesan air juga bisa membuat baju rajut anda menjadi melar. Atau anda juga dapat memakai Cara merawat Baju Rajut yang lebih alami, yakni dengan cara menjemurnya di tempat yang tak terlalu terik. Sebab menjemur baju di bawah sinar panas matahari bisa membuat warna baju rajut anda berubah dan tampak kusam.

Atau anda juga dapat memakai cara yang satu ini, yakni dengan cara meletakkan baju rajut anda di atas handuk yang besar, lalu tekan baju yang terdapat di atas handuk tadi dan selanjutnya gulung handuk bersama dengan baju anda di dalamnya agar bisa cepat kering.

Bila anda menggunakan cara ini, sebaiknya gunakan handuk yang mempunyai daya serap yang tinggi. Ketika anda akan menjemur baju rajut anda, gunakan selalu hanger ketika menjemurnya. Cara ini bisa mencegah kerusakan atau bekas yang bisa tampak ketika anda menjemur baju tersebut dengan cara menjepitnya atau menggantungnya.

Tapi jangan menggantung baju rajut anda jika masih sangat basah, sebab cara tersebut bisa merusak bentuk baju anda, yakni bisa membuat ukuran bahu menjadi agak turun.

Baju rajut sebetulnya juga tidak perlu di setrika, tapi jika anda ingin menyetrikanya sebaiknya pakai level panas yang terendah atau yang paling baik ialah dengan memakai setrika uap. Bila anda ingin menyimpan baju rajut anda, sebaiknya jangan menggantungkannya.

Lipatlah baju anda dengan rapi lalu simpanlah di dalam lemari baju anda. Ada baiknya jika anda menyimpan baju rajutan anda dalam keadaan yang kering. Hal ini bertujuan untuk mencegah bau apek yang bisa muncul bila anda menyimpannya dalam kondisi yang masih basah ataupun lembab.

Jika saat menyimpan baju rajut ada benang rajutan yang tiba-tiba lepas, jangan menarik ataupun mengguntingnya sebab bisa membuat benang yang lepas tadi menjadi semakin panjang. Sebaiknya, selipkan saja benang itu mengikuti jelujur sebelumnya dengan memakai jarum jahit.

Itulah cara-cara yang bisa anda gunakan untur merawat baju rajut. Jika anda ingin baju rajut anda awet dan tidak mudah rusak sebaiknya anda mengikuti langkah-langkah diatas. Demikianlah informasi mengenai Cara Merawat Baju Rajut. Semoga informasi diatas bisa bermanfaat untuk anda.