Saturday, January 24, 2015

3 Tips Jitu Melatih Kemandirian pada Anak

penyebab anak manja
Contoh Latihan Agar Anak Mandiri

Setiap orang tua yang menyayangi dan mengasihi anaknya, pasti sudah sering mengungkapkan ungkapan kasih sayangnya dengan cara menggendong atau memeluknya. Selain untuk mendekatkan hubungan emosional antara orang tua dan anak. Pelukan dan gendongan juga dapat menumbuhkan rasa saling membutuhkan diantara keduanya.

Diantara orang ada yang beropini bahwa memeluk dan menggendong anak itu adalah suatu sikap yang menunjukkan orang tua ingin memanjakan anaknya. Pernyataan ini tidak benar, karena ada sebab-sebab yang menentukan anak itu menjadi manja, yaitu kondisi lingkungan di sekitarnya. Makna dari kata manja adalah sikap yang ada pada diri seseorang untuk selalu ingin dipenuhi segala keinginannya. Dari perihal yang kecil hingga besar.

Jika masalah ini ada dalam diri anak, tentu ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Perlu adanya pengetahuan yang cukup, mengapa anak menjadi manja. Apa sajakah penyebab yang bisa membuat anak menjadi bersikap manja. Ikuti informasinya berikut ini:

Kebiasaan orang tua selalu ingin memanjakan anaknya
Anak yang tumbuh berkembang menjadi anak manja, tidaklah disebabkan kepada anak itu sendiri. Orang tua bisa menjadi faktor penyebab anak menjadi manja. Karena orang tua lah yang menjadi pengarah dan pembimbing anak dalam kesehariannya. Jadi, ada sikap-sikap tertentu orang tua terhadap anaknya yang tanpa disadari secara langsung dapat membentuk karakter anak yang manja. Mari kita simak apa saja sikap orang tua yang bisa menjadikan anak manja:

1. Orang tua yang sibuk bekerja. 
Jika pasangan orang tua mempunyai pekerjaan masing-masing. Tentu, mereka tidak punya waktu banyak menemani anak atau menghabiskan waktu yang berkualitas bersama anak. Solusi yang biasanya dilakukan oleh orang tua adalah memanfaatkan sisa waktu dan kesempatan bersama anak. Sehingga kadang-kadang atau sering membuat orang tua menuruti segala keinginan anak. Tujuannya agar anak menjadi senang hatinya.

2. Sering membuat pelanggaran terhadap peraturan.
Buatlah sebuah peraturan bagi anak. Orang tua dilarang agar tidak melanggarnya. Ini sangat menjadikan anak berpikir orang tua tidak sungguh-sungguh dalam menjalankan peraturan. Misalnya anda tidak membolehkan anak memakan es krim yang tentunya bisa merusak kesehatan giginya. Maka, dalam kondisi apapun, jangan membelikan es krim pada anak. Walaupun anak merasa kesal dan kecewa. Jika Anda pada suatu saat membelikan es krim untuk Anak. Hal itu bisa mengurangi kedisiplinan anak.

3. Kebiasaan orang tua yang selalu membantu dan melayani anak.
Kebiasaan ini jika diterapkan terlalu sering kepada anak bisa juga menjadi faktor penyebab anak menjadi manja. Karena anak akan tergantung dan selalu ingin dibantu dan dilayani orang tuanya. Biarkan anak melakukan sesuatu yang berguna untuk dirinya, tanpa bantuan orang tua. Seperti contohnya adalah ketika dia ingin memasang bajunya sendiri di badannya. Memang terlihat lama atau anak berjuang untuk bisa memakai bajunya. Nah, tugas orang tua adalah mengajarkan bagaimana cara yang baik dan benar dalam memakai baju. Ini bermanfaat agar anak punya keinginan untuk berupaya dalam melakukan sesuatu secara mandiri. Hal yang sepele bisa membuat anak terlatih dan terdidik untuk melakukannya sendiri sampai nanti mampu melakukan suatu hal yang lebih dari itu.

4. Orang tua terlalu berlebihan memberikan kasih sayangnya kepada anak.
Orang tua yang memiliki rasa kasih sayang berlebihan ditandai dengan membelikan banyak barang atau benda kepada anaknya. Hanya karena orang tua ingin anak merasakan banyak hal yang tidak pernah orang tua rasakan pada waktu dulu. Jika orang tua terlalu sering memberikan apa yang anak inginkan dan selalu diwujudkan, maka anak merasa ingin terus sesuatu yang baru karena ada orang tua yang bisa memenuhinya dan anak akan berpikir mudah untuk mendapatkannya. Akibat lainnya adalah si anak tidak bisa menghargai barang yang telah dimilikinya. Karena selalu ingin mengharapkan mendapatkan benda-benda lainnya.

Dengan empat faktor utama diatas yang menyebabkan anak menja, akan membuat kita tahu secara detil dan mengerti. Sehubungan dengan itu semua, kita dapat menjabarkan tips agar anak terhindar dari sifat manja adalah sebagai berikut:

Latihlah Si Anak Menjadi Orang yang Berkarakter Mandiri
Ada beberapa tips dan solusi yang bisa orang tua lakukan dan diterapkan kepada anak agar menjadi anak yang mandiri nantinya.

- Sebagai orang tua, arahkanlah anak melakukan kegiatannya secara sendiri. Seperti mandi dan makan sendiri. Memang pada awalnya tidak bisa Anda harapkan hasil terbaik. Tapi ini adalah awal yang bagus untuk memulai kemandirian kepada anak. Sembari memberikan nasehat baik kepada anak mengenai hal yang akan dan telah dia lakukan.

- Orang tua hendaknya memberikan motivasi dan kepercayaan diri kepada anak agar dia bisa berbuat tindakan yang positif untuk dirinya dan orang lain. Berikan latihan kepada anak dan selalu berikan penghargaan kepada anak atas upaya yang telah dilakukan. Berikanlah pujian ketika anak sukses melakukannya, tetapi tetap dalam batas wajar dan tidak melebih-lebihkan.

- Orang tua boleh saja membantu atau melayani anak, tapi disaat dia memang tidak bisa sama sekali melakukannya. Contohnya yaitu memperbaiki mainannya yang rusak, membuatkan makanan untuknya dan lain sebagainya.

Semoga artikel ini bisa berguna buat kita semua sebagai orang tua agar anak kita nanti bisa menjadi anak yang mandiri, bisa melakukan hal secara sendiri tanpa terlalu bergantung pada orang tua, sehingga nanti ketika dewasa, anak menjadi berkarakter mandiri, kuat dan tangguh menjalani kehidupan. Semoga bermanfaat bagi kita semua.