Langsung ke konten utama

Kekayaan Bukan Ukuran Kemuliaan Seseorang


Kekayaan adalah suatu hal yang hingga sekarang ini banyak menjadi pembicaraan orang. Kekayaan selalu identik dengan banyaknya uang dan harta. Dengan adanya kekayaan, orang bisa membeli apa saja dan melakukan apa saja. Kekayaan merupakan salah satu impian yang banyak orang cari dan perjuangkan.

Memang kekayaan memiliki daya tarik dan keistimewaan tersendiri bagi yang memilikinya. Tapi, kita harus ingat bahwa kekayaan bukanlah suatu tanda seseorang menjadi terhormat dan termulia. Banyaknya harta atau uang hanya sebagai dari hasil usaha dan doa yang merupakan sebagian anugerah dari Tuhan.

Tuhan memberikan anguerah berupa harta kekayaan kepada manusia dengan tujuan menguji. Tidak terkecuali dengan orang yang bukan orang kaya. Jadi, Tuhan sama-sama memberikan ujian kepada manusia dengan pola yang berbeda, yaitu dengan kekayaan dan kemiskinan.

Orang yang diberi kekayaan berlimpah diuji dengan cara bagaimana dia mendapatkan harta dan kemana saja dia menggunakan harta tersebut dalam kehidupannya. Apakah berasal dari hal yang baik dan digunakan untuk kebaikan atau sebaliknya? Sebagai contoh nyata yang sering kita ketahui, seseorang yang mendapatkan limpahan kekayaan berupa uang atau harta benda

Begitu juga dengan orang yang hidup dalam kemiskinan. Apakah orang tersebut bisa dengan sabar menerima ujian berupa hidup miskin dan kurang harta. Banyak kita lihat atau baca di media, orang melakukan kejahatan hanya karena desakan ekonomi. Itu artinya orang tersebut tidak bisa menahan dirinya berbuat kejahatan. Padahal banyak pekerjaan halal yang bisa dilakukan untuk mendapatkan uang untuk menafkahi diri sendiri maupun anggota keluarganya.

Semoga apa yang disampaikan ini bisa menyadarkan kita semua. Bahwa kekayaan dan kemiskinan bukan ukuran orang itu mulia atau tidak. Harta hanyalah sarana untuk kita hidup di dunia. Yang terpenting adalah bagaimana kita mendapatkan dan menggunakan harta tersebut di jalan yang baik dan benar. Sehingga bisa memberikan manfaat pada diri sendiri dan orang banyak.

Postingan populer dari blog ini

Bisakah Berprofesi Tanpa Ijazah?

Dalam dunia kerja banyak profesi yang bisa kita jalankan. Semuanya tergantung dari apa yang diinginkan oleh seseorang. Ada yang menginginkan profesi berdasarkan hobi, latar belakang pendidikan, lingkungan sekitar, tuntutan orang tua, dan sebagainya. Perubahan era selalu menyajikan berbagai profesi yang beragam, sehingga ini makin memperluas jangkauan seseorang untuk mendapatkan profesi tertentu. Ada beberapa era yang telah dilalui mulai dari era agraris, industri, dan informasi. Untuk mendapatkan pekerjaan di setiap era tersebut berbeda-beda caranya. Tetapi ada hal unik yang bisa kita dapatkan dari profesi yang ada di dunia. Yaitu profesi yang bisa didapatkan tanpa perlu ijazah pendidikan tertentu. Ada kabar baik bahwa pekerjaan atau profesi tidak melulu harus melalui pendidikan formal yang akan menghasilkan ijazah dan nanti dipakai sebagai salah satu syarat mendapatkan pekerjaan di perusahaan atau instansi. Ingatlah, bahwa ijazah pendidikan tidak selamanya menjadi penentu kesu...

Baju Jaket Pria FDO 027

Jual Baju Jaket Pria Kode: FDO 027 Warna: Hitam Abu Bahan: Marsoto Size: All Size Harga: Rp. 199.500 (Belum Termasuk Ongkos Kirim) Pembayaran via BCA Pengiriman via JNE OKE/REG Ukuran Jaket Cowok : - Ukuran All Size= Panjang : 66. Lebar : 52. Panjang Lengan : 61 Tertarik untuk memesan jaket ini? Silakan hubungi kami dengan menyebutkan Nama, Alamat Lengkap, Kode, Ukuran, dan Jumlah. SMS ke: 0818917011

Ternyata Ada Timbal di Mi Instan

Makanan yang sering terdapat di pasaran dan banyak disukai banyak orang saat ini adalah mi instan. Makanan cepat saji ini termasuk makanan yang sudah memiliki aneka rasa. Sehingga mi instan termasuk makanan praktis sekaligus laris. Disamping harganya sangat terjangkau oleh kalangan apapun. Walaupun ada rasa yang sungguh enak pada mi instan, ternyata ada sisi negatif yang terdapat pada mi instan dan bisa mengancam kesehatan tubuh. Salah satu yang membahayakan adalah risiko penyakit kardiovaskuler. Hal negatif dari mi instan ini sudah lama diungkapkan oleh para pakar kesehatan dan terbukti bahwa mi instan dapat menjadi penyebab timbulnya penyakit parah yang bisa mematikan. Penyakit tersebut adalah hipertensi, arteri perifer dan juga kardiovaskuler. Selain itu, mi instan dapat juga menyebabkan kemunduran mental dan ayan pada anak-anak karena mengandung paparan timbal. Tentu ini tidak ingin dialami oleh Anda dan orang-orang terdekat Anda Ada hal membahayakan dari paparan timbal ...

Papaya Tree

Ini foto pohon pepaya yang ada di belakang rumah saya, masih belum berbuah. Semoga ALLAH memberikan buah-buahan pepaya dan memberi manfaat kepada kami.

Tips Sukses Berprestasi Untuk Pelajar dan Mahasiswa

Pendidikan sangat diperlukan bagi siapapun. Dengan semakin modernnya ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut setiap orang harus terus menerus belajar berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan yang bisa membantu dan menunjang kehidupan mereka saat ini dan di masa depan. Tantangan zaman sekarang bisa dikatakan lebih berat dibanding zaman dulu. Sekarang permasalahan semakin rumit. Setiap orang selalu punya kesibukan dan masalahnya sendiri. Tentu perlu modal ilmu yang cukup untuk mampu mengelola dan menyelesaikan masalah yang ada. Sudah berapakah kita belajar tentang berbagai ilmu pengetahuan? Berapa lama kita belajar itu? Ya, tiap orang berbeda-beda pastinya. Disini saya akan berbagi tips khusus Anda yang masih pelajar dan juga mahasiswa. Bagaimana sih supaya bisa sukses sebagai pelajar atau mahasiswa. Sukses yang ditandai dengan prestasi terbaik dan ilmu yang didapat bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin sebagai pelajar atau mahasiswa, banyak yang tergerak untuk ...